Satpel LH Cakung Intensifkan Edukasi dan Pengawasan untuk Cegah Penumpukan Sampah di Penggilingan

Satpel LH Cakung Intensifkan Edukasi dan Pengawasan untuk Cegah Penumpukan Sampah di Penggilingan

Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup (Satpel LH) Kecamatan Cakung memperkuat pengawasan dan edukasi kepada warga untuk mencegah penumpukan sampah di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

“Kami sudah memasang spanduk larangan buang sampah di lokasi tersebut sebagai bentuk peringatan,” ujar Kepala Satpel LH Kecamatan Cakung, Encep Suryana, Jumat (7/11/2025).

Langkah ini dilakukan menyusul keluhan warga yang terganggu oleh bau menyengat dan akses jalan tersendat akibat penumpukan sampah. Spanduk larangan tersebut memuat keterangan jam operasional Dipo PIK 1 serta denda Rp500 ribu bagi warga yang membuang sampah sembarangan.

“Kesadaran warga menjadi kunci utama agar persoalan sampah tidak terus berulang. Edukasi terus kami lakukan agar masyarakat sadar dan ikut menjaga kebersihan lingkungan,” tambah Encep.

Satpel LH Cakung juga mendorong kolaborasi lintas unsur kelurahan, RT/RW, dan warga untuk menjaga kebersihan.

“Kalau warga ikut berperan aktif, tumpukan sampah bisa dicegah bersama. Kami siap mendukung dengan pengangkutan rutin dan pengawasan,” jelas Encep.

Sebanyak enam truk besar berupa shovel loader dikerahkan untuk mengangkut sampah di Kelurahan Penggilingan, yang kemudian dibuang ke TPST Bantargebang. Proses ini melibatkan 10 personel, termasuk pengemudi, pengawas, dan kru yang menutup muatan dengan terpal.

Warga di wilayah tersebut sebelumnya kembali mengeluhkan penumpukan sampah yang telah menumpuk hampir empat bulan tanpa penanganan tuntas.

“Bau banget ini sampahnya, kecium banget,” ujar salah satu warga RT 06, Tusiah (38), Kamis (6/11). Ia menambahkan bahwa pengangkutan yang seharusnya cepat justru lambat karena sebagian dilakukan secara manual oleh petugas kebersihan dan warga sekitar.

Dengan langkah pengawasan, edukasi, dan pengangkutan rutin secara bersamaan, Satpel LH Cakung berharap kawasan Penggilingan kembali bersih dan nyaman, serta tidak lagi menjadi sumber keluhan warga. Dikutip dari antaranews.com